Minggu, 22 Maret 2020

Seni Grafis Adalah


Seni memang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Bahkan, sering kali seni masuk ke dalam benda-benda yang dipakai manusia sehari-hari. Misalnya saja motif pada baju yang ternyata adalah bagian dari seni grafis.
Seni grafis adalah seni rupa yang termasuk ke dalam seni rupa murni. Seni rupa murni sendiri memiliki arti sebuah karya seni yang hanya bisa dinikmati nilai estetikanya. Tetapi, dewasa ini terdapat pergeseran makna tentang masuk kemanakah seni grafis ini. Berikut pengertian seni grafis dan pergeseran fungsi seni ini menjadi seni rupa terapan.

Pengertian Seni Grafis

Secara etimologis kata, grafis berasal dari kata graphic (Bahasa Inggris) yang berarti membuat gambar, tulisan, maupun lukisan dengan cara ditorehkan atau dituliskan. Sedangkan seni adalah hasil karya manusia yang mengandung nilai estetika.
Seni grafis sendiri sering disebut sebagai seni rupa. Tetapi dewasa ini, seni grafis juga sering diidentikkan dengan desain grafis, terutama karena berkembangnya kebutuhan akan desain grafis dan teknologi yang mendukung.  Sehingga seni grafis mulai bergeser dari seni rupa murni menjadi seni rupa terapan.

Sejarah Seni Grafis

Kesenian tidak muncul di era sekarang begitu saja. Ada banyak sejarah kemunculan dan perkembangan seni hingga mencapai ke titik ini. Untuk sejarah seni grafis sendiri, dibagi menjadi dua bagian. Yakni sejarah seni grafis di dunia dan sejarah seni grafis di Indonesia. Berikut ulasan lengkapnya:

Sejarah Seni Grafis di Dunia

Jika biasanya seni rupa berasal dari peradapan Eropa, maka seni grafis berasal dari daratan Asia. Tepatnya berasal dari Daratan China sejak ditemukannya kertas. Sudah umum diketahui bahwa yang pertama kali menemukan kertas adalah bangsa Tiongkok pada Dinasti Ying tahun 105 M.
Pada awalnya, seni grafis digunakan untuk memperbanyak tulisan-tulisan keagamaan. Biasanya, naskah-naskah keagamaan itu diukir di atas kayu atau kertas. Dan tidak hanya China, naskah yang memiliki seni grafis dan diukir di atas kayu tersebut juga ditemukan di Jepang dan Korea. Biasanya, naskah-naskah ini memiliki karakteristik yang kuat, seperti mengandung kultur kebudayaan kuno dan tahan lama.
Kontribusi China dalam perkembangan seni grafis di dunia barat sangat besar, berkat penemuan kertas dan teknik wood block yang mereka kembangkan. Tapi, sebelum menemukan teknik wood block, ada beberapa fase lagi. Dari mulai fase mengukir di atas batu sampai ke penemuan kertas.
Pada tahun 165 M, para penganut Konfusius Klasik selalu menuliskan naskah keagamaannya dengan cara mengukir di atas batu untuk menjamin usia dokumen agar tahan lama. Pengukiran di atas batu juga dianggap sebagai cara yang akurat dalam menyimpan dokumen.
Tapi, karena buku batu ini sangat berat dan memakan banyak tempat untuk menyimpannya, maka  mulailah mereka menciptakan teknik wood block printing dalam menggandakan naskah keagamaannya.
Teknik ini diduga mulai digunakan pada abad ke 6 hingga akhir abad ke 9. Hal ini disimpulkan dari penemuan kertas rami yang diperkirakan berasal dari tahu 650 sampai 670 M pada masa Dinasti Tang.
Wood block printing sendiri adalah teknik cetak yang didahului dengan mengukir dokumen ke atas blok kayu. Blok-blok kayu yang telah selesai diukir kemudian diberi tinta atau pewarna kemudian ditekankan ke atas kertas hingga gambar yang di blok kayu tersalin rapi ke atas kertas. Inilah awal mula berkembangnya seni grafis.

Sejarah Seni Grafis di Indonesia

Sama seperti cabang seni lainnya, seni grafis mulai berkembang di Indonesia sejak kolonialisasi mulai masuk menjajah Indonesia, tapi yang paling berperan adalah kolonialisasi Belanda. Dalam masa penjajahan, pemerintah Belanda pernah meminta beberapa seniman asal negaranya untuk merekam pemandangan alam di Indonesia.
Semua rekaman tentang keindahan landscape Indonesia itu dibuat dalam bentuk lukisan yang beraliran romantisme. Beberapa juga diletakkan dalam teknik wood engraving maupun lithografi. Kegiatan merekam eksotisme alam Indonesia inilah yang mengenalkan masyarakat Indonesia ke seni grafis. Tetapi bukan caranya yang dikenal, melainkan hanya sebatas obrolan dengan orang asing saja.
Tetapi, ketika seni grafis sudah dipelajari dan dikenal lebih jauh, keberadaannya di Indonesia hanya dianggap sebagai seni kelas dua. Seni grafis sering kali dianggap sebagai seni yang hanya mendampingi seni lainnya, misalnya sebagai keterangan dalam pameran lukis dan sebagainya.
Baru di sekitar tahun 1970-1980 lah ada beberapa pameran seni grafis tunggal. Dimana seni ini tidak lagi dipamerkan dalam rangkan ‘mendampingi’ seni patung atau seni lukis, melainkan telah mendapatkan tempatnya sendiri dalam sebuah pameran seni.
Pameran Seni Grafis ini diadakan di Surabaya, Bandung, dan Jakarta. Dua tahun setelah pameran, barulah muncul keompok yang berkonsentrasi di seni grafis bernama Decenta.
Di akhir tahun 1990 adalah masa perubahan besar terhadap seni grafis yang ada di Indonesia. Aliran post-modern yang semakin populer membuat banyak seniman latah dan membuat beberapa karya seni di tempat yang tidak lazim.
Kemudian, dengan perkembangan teknologi, seni grafis didorong dan berkembang pesat hingga dikenal sesuatu yang disebut dengan desain grafis.

Jenis Seni Grafis

Ada 7 jenis seni grafis yang umum ada di dunia. Ketujuh jenis ini dibedakan berdasarkan teknik cetak yang digunakan dalam proses pembuatan. Ketujuh teknik ini adalah cetak stensil, cetak sablon, cetak dasar, kolagrafi, cetak dalam, cetak foto, dan cetak tinggi.
Berikut ulasan lengkapnya mengenai beberapa teknik cetak tersebut:

1. Cetak Saring (Silkscreen)


Cetak saring ini biasa disebut juga dengan cetak sablon, biasanya digunakan dalam pembuatan poster, spanduk, ataupun gambar pada kaos. Dalam menggunakan teknik ini, biasanya para penyablon menggunakan cetakan yang terdiri dari bahan yang lentur, elastis, dan halus seperti kain kasa.
Seniman seni grafis yang biasa menggunakan teknik ini adalah  Andy Warhol, Chuck Close, dan Joseft Albert.

2. Cetak Datar (Lithography)


Secara etimologi kata, lithography berasal dari bahasa Yunani, yakni Lithos dan graphein. Lithos berarti batu dan graphein berarti menulis. Sehingga, bisa diartikan bahwa lithography adalah seni cetak yang dituliskan di atas batu.
Untuk menggunakan teknik ini, seniman biasa membuat motif di atas batu (biasanya batu kapur yang sedikit lebih mudah dibentuk), kemudian mengolesnya dengan pewarna, dan setelah itu meletakkan media cetakan (biasanya kertas) ke atas ukiran yang telah diberi pewarna tersebut.
Seniman yang menggunakan teknik ini adalah Pablo Picasso, Odilon Redon, Joan Miro, dan lain sebagainya.

3. Cetak Tinggi (Woodcut)


Teknik woodcut biasa juga disebut dengan cetak timbul. Teknik ini digunakan untuk membuat gambar timbul pada permukaan media cetak. Jika ingin mengetahui contoh barang yang menggunakan cetak tinggi maka bisa melihat stempel.
Pada bagian bawah stempel selalu memiliki bagian yang telah dicetak timbul. Bagian ini nantinya adalah tempat peletakan tinta yang akan ditekankan pada kertas. Media yang populer untuk cetak timbul ini biasanya yang berbahan keras tetapi mudah dibentuk, seperti kayu, besi, karet, metal, triplek dan lain sebagainya.
Teknik cetak tinggi yang dianggap paling memiliki nilai sani adalah teknik woodcut yang dikenal pada abad ke 14 oleh koptik Mesir. Biasanya teknik ini digunakan untuk membuat motif pada kain tenun oleh orang Eropa.
Salah satu seniman terkenal dalam bidang cetak tinggi ini adalah Johannes Guttenberg.
4. Cetak Dalam (Intaglio)
Teknik intaglio ini adalah teknik seni grafis yang cara pembuatannya  berupa menorehkan atau menggoreskan motif ke lempeng logam dengan benda tumpul. Media utama untuk menggambarkan motif di sini adalah lempeng logam, bisa berupa tembaga, besi, seng, kuningan, aluminium dan lain sebagainya.

Teknik ini memiliki beberapa sub-teknik lagi, yakni:

Engraving

Teknik ini menggunakan burin sebagai alat utama penggunaan teknik dan penggunaan logam sebagai medianya.
Cara pembuatannya adalah dengan mengukir logam menggunakan burin. Setelah ukiran selesai, oleskan cat ke seluruh permukaan logam, kemudian cat itu dibersihkan hingga hanya tersisa di bagian yang diukir saja. Setelah itu, ukiran yang masih memiliki cat dipress ke media cetak seperti kertas atau kain untuk mendapatkan motif ukirannya.

Etsa

Etsa disebut juga dengan Etching adalah teknik cetak dalam yang menggunakan tembaga sebagai media ukir.
Cara kerja teknik ini sebenarnya cukup mudah, yakni dengan menutupi seluruh permukaan tembaga dengan lilin. Setelah itu, permukaan lilin diukir dengan menggunakan jarum etsa yang tajam hingga nampak permukaan tembaganya.
Setelah permukaan tembaga tergores juga, rendam seluruh permukaan logam dengan cairan asam agar terjadi korosi pada permukaan yang tergores. Setelah terjadi korosi, bersihkan seluruh lilin lalu cetakkan saja ke media kertas dengan cara dipress dengan tekanan tinggi.

Mezzotint

Teknik ini menggunakan alat khusus yang disebut dengan rocker. Cara kerjanya adalah dengan mengerok permukaan logam dan meninggalkan kesan gelap terang, gambar juga harus dibuat kasar di beberapa bagian. Teknik ini biasanya dipakai untuk mencetak foto.

Drypoint

Teknik ini sebenarnya hampir sama dengan engraving, yakni dengan membuat ukiran di atas permukaan logam. Hanya saja yang digunakan untuk mengukir adalah alat runcing dan bukannya burin.
Seniman yang memperkenalkan teknik ini adalah seniman Jerman dengan julukan Housebook Master pada abad ke 15 M.

5. Cetak Foto


Teknik ini bisa dibilang sebagai teknik modern dan menggunakan kamera untuk mengambil gambar cetakan. Proses fotografi ini meliputi pencucian film dan pencetakan foto. Hanya saja, teknik ini sekarang telah bergeser menjadi printing dengan alat otomatis dan jarang sekali yang menggunakan teknik cetak foto untuk mencetak foto.

6. Kolagrafi

Cara kerja teknik ini adalah dengan meletakkan motif cetakan di bawah kertas, setelah itu kertas dicat atau diarsir dengan menggunakan pensil memakai penekanan. Setelah itu, kertas dilepas dari cetakan dan akan menghasilkan objek gambar yang timbul dan bagian yang tidak bergambar akan cekung.

7. Cetak Stensil

Cara kerja teknik cetak stensil adalah dengan memotong kertas sesuai dengan motif yang diinginkan kemudian di tempel ke media cetak. Setelah selesai ditempel, media cetak akan dicat atau disemprot dengan cat semprot. Setelah cat kering, kertas tersebut akan dilepas sehingga meninggalkan motif di media cetakan.


Jumat, 21 Oktober 2016

SEJARAH KOMPUTER DARI GENERASI PERTAMA HINGGA SEKARANG

15AGU
SEJARAH KOMPUTER DARI GENERASI PERTAMA HINGGA SEKARANG
Komputer Generasi I (1940-1959)
ENIAC
Electronic Numerical Integrator and Calculator (ENIAC) merupakan generasi pertama komputer digital elektronik yang digunakan untuk kebutuhan umum. Pgamroposal ENIAC dirancang oada tahun 1942, dan mulai dibuat pada tahun 1943 oleh Dr. John W. Mauchly dan John Presper Eckert di Moore School of Electrical Engineering (University of Pennsylvania) dan baru selesai pada tahun 1946.
ENIAC berukuran sangat besar, untuk penempatannya membutuhkan ruang 500m2. ENIAC menggunakan 18.000 tabung hampa udara, 75.000 relay dan saklar, 10.000 kapasitor, dan 70.000 resistor. Ketika dioperasikan, ENIAC membutuhkan daya listrik sebesar 140 kilowatt dengan berat lebih dari 30 ton, dan menempati ruangan 167 m2.
Mesin Von Neumann
Mesin ini dikembangkan oleh seorang ahli matamatika yaitu John Von Neumann yang juga merupakan kosultan proyek ENIAC. Mesin ini dikembangkan mulai tahun 1945 yang memberikan gagasan sebagai stored-program concept, yaitu sebuah konsep untuk mempermudah proses program agar dapat direpresentasikan dalam bentuk yang cocok untuk penyimpanan dalam memori untuk semua data. Gagasan ini juga dibuat hampir pada waktu yang bersamaan dengan Turing. Selanjutnya Von Neumann mempublikasikannya dengan nama baru yaitu: Electronic Discrete Variable Computer (EDVAC).
Semua input dan output dilakukan melalui kartu plong. Dalam waktu satu detik, ENIAC mampu melakukan 5.000 perhitungan dengan 10 digit angka yang bila dilakukan secara manual oleh manusia akan memakan waktu 300 hari, dan ini merupakan operasi tercepat saat itu dibanding semua komputer mekanis lainnya. ENIAC dioperasikan sampai tahun 1955. Teknologi yang digunakan ENIAC adalah menggunakan tabung vakum yang dipakai oleh Laboratorium Riset Peluru Kendali Angkatan Darat (Army’s Ballistics Research Laboratory-LBR) Amerika Serikat.
Selanjutnya mesin ini dikembangkan kembali dengan perbaikan-perbaikan pada tahun 1947, yang disebut sebagai generasi pertama komputer elektronik terprogram modern yang disediakan secara komersial dengan nama EDVAC, EDSAC (Electronic Delay Storage Automatic Calculator), dan UNIVAC1 dan 2 (Universal Automatic Computer) yang dikembangkan oleh Eckert dan Mauchly. Untuk pertama kalinya komputer tersebut menggunakan Random Access Memory (RAM) untuk menyimpan bagian-bagian dari data yang diperlukan secara cepat.
Dengan konsep itulah John Von Neumann dijuluki sebagai bapak komputer modern pertama di dunia yang konsepnya masih digunakan sampai sekarang. John Von Neumann lahir di Budapest, Hongaria 28 Desember 1903 dan meninggal pada tanggal 8 Februari 1957 di Washington DC, AS. Von Neumann sangat cerdas dalam matematika dan angka-angka. Pada usia eman tahun dia sudah dapat menghitung pembagian angka dengan delapan digit tanpa menggunakan kertas atau alat bantu lainnya. Pendidikannya dimulai di University of Budapest pada tahun 1921 di jurusan kimia. Tapi kemudian dia kembali kepada kesukaannya, matematika, dan menyelesaikan doktoralnya di bidang matematika di tahun 1928. di tahun 1930 dia mendapatakan kesempatan pergi ke Princeton University (AS). Pada tahun 1933, Institute of Advanced Studies dibentuk dan dia menjadi salah satu dari enam professor matematika di sana. Von Neumann kemudian menjadi warga negara Amerika.
Von Neumann juga merupakan orang pertama yang mencetuskan istilah “Game Theory” yang kemudian berkembang menjadi ilmu tersendiri. Game theory bermanfaat untuk mensimulasikan permainan, seperti catur, bridge, dan sejenisnya. Dia juga bermanfaat untuk mensimulasikan perang.
Komputer Komersial Pertama
Pada pertengahan tahun 1950 UNIVAC mengalami kemajuan dalam beberapa aspek pemrograman tingkat lanjut, sehingga merupakan komputer general purpose pertama yang didesain untuk menggunakan angka dan huruf dan menggunakan pita magnetik sebagai media input dan output-nya. Inilah yang dikatakan sebagai kelahiran industri komputer yang didominasi oleh perusahaan IBM dan Sperry. Komputer UNIVAC pertama kali digunakan untuk keperluan kalkulasi sensus di AS pada tahun 1951, dan dioperasikan sampai tahun 1963.
Komputer-Komputer IBM
IBM memproduksi IBM 605 dan IBM 701 pada tahun 1953 yang berorientasi pada aplikasi bisnis dan merupakan komputer paling populer sampai tahun 1959. IBM 705 dikeluarkan untuk menggantikan IBM 701 yang kemudian memantapkan IBM dalam industri pengolahan data.
Komputer Generasi II (1959-1964)
Komputer generasi kedua ditandai dengan ciri-ciri sebagai berikut:
* Menggunakan teknologi sirkuit berupa transistor dan diode untuk menggantikan tabung vakum.
* Sudah menggunakan operasi bahasa pemrograman tingkat tinggi seperti FORTRAN dan COBOL.
* Kapasitas memori utama dikembangkan dari Magnetic Core Storage.
* Menggunakan simpanan luar berupa Magnetic Tape dan Magnetic Disk.
* Kemampuan melakukan proses real time dan real-sharing.
* Ukuran fisiknya sudah lebih kecil dibanding komputer generasi pertama.
* Proses operasi sudah lebih cepat, yaitu jutaan operasi perdetik.
* Kebutuhan daya listrik lebih kecil.
* Orientasi program tidah hanya tertuju pada aplikasi bisnis, tetapi juga aplikasi teknik.
UNIVAC III
Dibanding denga tabung, teknologi transistor jauh lebih efisien sebagai switch dan dapat diperkecil ke skala mikroskopik. Pada tahun 2001 peniliti Intel telah memperkenalkan silikon paling kecil dan paling cepat di dunia, dengan ukuran 20 nanometer ata sebanding dengan sepermiliar meter, yang akan digunakan pada prosesor dengan kecepatan 20 GHz (Giga Hertz). Era ini juga menandakan permulaan munculnya minikomputer yang merupakan terbesar kedua dalam keluarga komputer. Harganya lebih murah dibanding dengan generasi pertama. Komputer DEC PDP-8 adalah minikomputer pertama yang dibuat tahun 1964 untuk pengolahan data komersial.
Jenis-jenis komputer lain yang muncul pada generasi ini diantaranta UNIVAC III, UNIVAC SS80, SS90, dan 1107, IBM 7070, 7080, 1400, dan 1600.
Komputer Generasi III (1964-1970)
Pada generasi ketiga inilah teknologi Integrated Circuit (IC) menjadi ciri utama karena mulai digunakan pada sebuah perangkat komputer hingga generasi sekarang. Komponen IC berbentuk hybrid atau solid (SLT) dan monolithyc (MST). SLT adalah transistor dan diode diletakkan terpisah dalam satu tempat sedangkan MST adalah elemen transistor, diode, dan resistor diletakkan bersama dalam satu chip. MST lebih kesil tetapi mempunyai kemmapuan lebih besar dibanding SLT.
IC dibuat pertama kali oleh Texas Istruments dan Fairchild Semiconductor pada tahun 1959 yang hanya berisi enam transistor. Bisa kita bandingkan bahwa prosesor saat ini yang kita gunakan telah memiliki jutaan, puluhan, ratusan juta transistor, bahkan telah didesain prosesor dengan miliaran transistor. Sebuah perkembangan yang luar biasa dalam masa kurang dari setengah abad.
Ciri-ciri komputer generasi ketiga adalah:
* Karena menggunakan IC maka kinerja komputer menjadi lebih cepat dan tepat. Kecepatannya hampir 10.000 kali lebih cepat dari komputer generasi pertama.
* Peningkatan dari sisi software.
* Kapasitas memori lebih besar, dan dapat menyimpan ratusan ribu karakter (sebelumnya hanya puluhan ribu).
* Menggunakan media penyimpanan luar disket magnetik (external disk) yang sifat pengaksesan datanya secara acak (random access) dengan kapasitas besar (jutaan karakter).
* Penggunaan listrik lebih hemat.
* Kemampuan melakukan multiprocessing dan multitasking.
* Telah menggunakan terminal visual display dan dapat mengeluarkan suara.
* Harganya semakin murah.
* Kemampuan melakukan komunikasi dengan komputer lain.
IBM S/360, UNIVAC 1108, UNIVAC 9000, Burroughts 5700, 6700, 7700, NCR Century, GE 600, CDC 3000, 6000, dan 7000, PDP-8, dan PDP-11 (pabrik pembuatnya adalah Digital Equipment Corporation) merupakan contoh-contoh komputer generasi ketiga.
Komputer Generasi IV (1970-1980-an)
Komputer generasi keempat merupakan kelanjutan dari generasi III. Bedanya bahwa IC pada generasi IV lebih kompleks dan terintegrasi. Sejak tahun 1970 ada dua perkembangan yang dianggap sebagai komputer generasi IV. Pertama, penggunaan Large Scale Integration (LSI) yang disebut juga dengan nama Bipolar Large Large Scale Integration. LSI merupakan pemadatan beribu-ribu IC yang dijadikan satu dalam sebuah keping IC yang disebut chip. Istilah chip digunakan untuk menunjukkan suatu lempengan persegi empat yang memuat rangkaian terpadu IC. LSI kemudian dikembangkan menjadi Very Large Scale Integration (VLSI) yang dapat menampung puluhan ribu hingga ratusan ribu IC. Selanjutnya dikembangkannya komputer mikro yang menggunakan mikroprosesor dan semikonduktor yang berbentuk chip untuk memori komputer internal sementara generasi sebelumnya menggunakan magnetic core storage.
Komputer Generasi IV: Apple II
Komputer Generasi IV: Apple II
Perusahaan Intel pada tahun 1971 memperkenalkan mikrokomputer 4 bit yang menggunakan chip prosesor dengan nama 4004 yang berisi 230 transistor dan berjalan pada 108 KHz (Kilo-Hertz) dan dapat mengeksekusi 60.000 operasi per detik. Dilanjutkan pada tahun 1972, Intel memperkenalkan mikrokomputer 8008 yang memproses 8 bit informasi pada satu waktu. Selanjutnya mikroprosesor 8080 dibuat pada tahun 1974, dan merupakan prosesor untuk tujuan umum pertama. Sebelumnya prosesor 4004 dan 8008 dirancang untuk kebutuhan aplikasi tertentu, dan prosesor 8080 memiliki kemampuan lebih cepat dan memilki set instruksi yang lebih kaya, serta memiliki kemampuan pengalamatan yang lebih besar. Pada generasi keempat ini tampilan monitor masih satu warna (green color).
Komputer Generasi IV: PDP 11
Komputer-komputer generasi keempat diantaranya adalah IBM 370, Apple I dan Apple II, PDP-11, VisiCalc, dan Altair yang menggunakan prosesor Intel 8080, dengan sistem operasi CP/M (Control Program for Microprocessor), dengan bahasa pemrograman Microsoft Basic (Beginners Allpurpose Symbolic Instruction Code). Sebagai catatan bahwa pada komputer-komputer generasi keempat ini tidak satupun yang PC-Compatible atau Macintosh-Compatible. Sehingga pada generasi ini belum ditentukan standar sebuah komputer terutama personal computer (PC).
Komputer Generasi V (1980-an-sekarang)
Akhir tahun 1980, IBM memutuskan untuk membangun sebuah komputer personal (PC) secara massal, yang pada tanggal 12 Agustus 1981 menjadi sebuah standar komputer PC, dan pada akhirnya hingga saat ini PC dikenal dengan nama standar IBM-PC. Prosesor yang digunakan adalah 8088/8086 yang menjadi standar komputer saat ini, menggunakan basis proses 16 bit persatuan waktu. Dengan lahirnya komputer generasi kelima ini, IBM bekerja sama dengan Microsoft untuk mengembangkan software di dalamnya. Hingga saat ini Microsoft mendominasi kebutuhan software di dunia PC.
Pada perkembangan selanjutnya perubahan besar terjadi bahwa sejak IBM-PC diperkenalkan dan bukan menjadi satu-satunya manufaktur PC-compatible, maka standar baru dalam dunia industri PC lebih dikembangkan oleh perusahaan lain seperti Intel dan Microsoft yang dipelopori oleh W. Bill Gates yang menjadi pionir standar hardware dan software dunia.
Pada generasi kelima ini, telah dilakukan pengembangan dengan apa yang dinamakan Josephson Junction, teknologi yang akan menggantikan chip yang mempunyai kemampuan memproses trilyunan operasi perdetik sementara teknologi chip hanya mampu memproses miliaran operasi perdetik. Komputer pada generasi ini akan dapat menerjemahkan bahasa manusia, manusia dapat langsung bercakap-cakap dengan komputer serta adanya penghematan energi komputer. Sifat luar biasa ini disebut sebagai “Artificial Intelligence”, selain itu juga berbasis Graphic User Interface (GUI), multimedia, dan multikomunikasi.
Contoh-contoh komputer yang lahir pada generasi kelima berbasis x86, seperti chip 286 yang diperkenalkan pada tahun 1982 dengan 134.000 transistor, kemudian chip 386 pada tahun 1983 dengan 275.000 transistor, sedangkan chip 486 diperkenalkan tahun 1989 yang memiliki 1,2 juta transistor. Selanjutnya pada tahun 1993 Intel memperkenalkan keluarga prosesor 586 yang disebut Pentium 1 dengan jumlah transistor 3,1 juta untuk melakkan 90 MIPS (Million Instruction Per Second). Kemudian dilanjutkan pada generasi berikutnya yaitu Pentium 2, 3, dan 4.
Pada akhir tahun 2000 Intel memperkenalkan Pentium 4, yang merupakan prosesor terakhir dalam keluarga Intel dengan arsitektur 32 bit (IA-32). Tahun 2001 Intel mengumumkan prosesor Itanium yang merupakan prosesor dengan basis arsitektur 64 bit (IA-64) pertama. Itanium merupakan prosesor pertama milik Intel dengan instruksi-instruksi 64 bit dan akan menelurkan satu generasi baru dari sistem operasi dan aplikasi, sementara masih mempertahankan backward compatibility dengan software 32 bit. Perlu diketahui bahwa sejak dikeluarkannya prosesor 386, komputer beroperasi pada 32 bit per satuan waktu dalam mengeksekusi informasi hingga Pentium 4. Hingga sekarang komputer yang digunakan kebanyakan masih yang berbasis 32 bit.
Pada generasi pentium, selain ciri khas pada peningkatan kecepatan akses datanya juga tampilan gambar sudah beresolusi (kualitas gambar) bagus dan berwarna serta multimedia, dan yang lebih penting adalah fungsi komputer menjadi lebih cerdas. Meskipun komputer pada generasi ini ukuran fisiknya menjadi lebih kecil dan sederhana namun memiliki kemampuan yang semakin canggih.
Komputer Generasi VI: Masa Depan
Dengan teknologi komputer yang ada saat ini, agak sulit untuk dapat membayangkan bagaimana komputer masa depan. Dengan teknologi yang ada saat ini saja kita seakan sudah dapat “menggenggam dunia”. Dari sisi teknologi beberapa ilmuan komputer meyakini suatu saat tercipta apa yang disebut dengan biochip yang dibuat dari bahan protein sitetis. Robot yang dibuat dengan bahan ini kelak akan menjadi manusia tiruan. Sedangkan teknologi yang sedang dalam tahap penelitian sekarang ini yaitu mikrooptik serta input-output audio yang mungkin digunakan oleh komputer yang akan datang. Ahli-ahli sains komputer sekarang juga sedang mencoba merancang komputer yang tidak memerlukan penulisan dan pembuatan program oleh pengguna. Komputer tanpa program (programless computer) ini mungkin membentuk ciri utama generasi komputer yang akan datang.
Kemungkinan Komputer Masa Depan
Secara prinsip ciri-ciri komputer masa mendatang adalah lebih canggih dan lebih murah dan memiliki kemampuan diantaranya melihat, mendengar, berbicara, dan berpikir serta mampu membuat kesimpulan seperti manusia. Ini berarti komputer memiliki kecerdasan buatan yang mendekati kemampuan dan prilaku manusia. Kelebihan lainnya lagi, kecerdasan untuk memprediksi sebuah kejadian yang akan terjadi, bisa berkomunikasi langsung dengan manusia, dan bentuknya semakin kecil. Yang jelas komputer masa depan akan lebih menakjubkan.

Jumat, 30 September 2016

Mengenal Edukasi ke Taman Lalu Lintas Cibubur 
Bersama Anggota PEGASUS (Pasukan Penggalang Khusus) SDIT Al Hikmah Bintara


Pada tanggal 5 Desember 2015, Anggota PEGASUS (Pasukan Penggalang Khusus) SDIT Al Hikmah Bintara mengadakan kunjungan edukatif yang telah dijadwalkan. Kali ini tak seperti biasa, saya mengawal dan mendampingi mereka untuk wisata edukatif dalam rangka mengenalkan semenjak dini cara berlalu lintas dengan aman dan tertib. Pagi itu sekitar jam 07.00 wib kita semua meluncur ke lokasi menggunakan kendaraan yang telah di sediakan oleh sekolah. Anggota terdiri dari guru pendamping, anak-anak PEGASUS ikhwan dan akhwat serta om driver yang setia mengawal kami. Saya bersama rekan rekan team  melalui jalan tol jagorawi, masuk dari tol dalam kota Jakarta ke arah Taman Mini Indonesia Indah, lalu keluar di gerbang tol Cibubur. Taman Lalu Lintas berada di area Bumi Perkemahan Wiladatika, Cibubur kurang lebih 100 meter dari pintu masuk. Kami hanya membayar Rp. 6000/org dewasa.
Ternyata suasana cukup sepi karena tak ada pengunjung lain selain dari murid-murid SDIT Al Hikmah Bintara saja. Saat tiba kami disambut dua orang Bapak Polisi yang ramah namun cukup mampu menenangkan anak-anak yang agak liar kalau sudah berada di alam bebas. Mereka dibawa ke ruang terbuka duduk di podium yang telah disediakan untuk mengenal beberapa aturan rambu-rambu lalu lintas lengkap dengan alat peraganya. Nah, saat itu juga pas ada anggota dari AKPOL yang sedang study tour jadi kami bersama mereka duduk di podium dan mendengarkan penjelasan dari Bapak Polisi tentang rambu rambu lalu lintas. Dengan datangnya anggota AKPOL raut anak-anak berubah dan semakin antusias mendengarkan ceramah dari bapak polisi.
Sesi pengenalan rambu-rambu secara teori itu berlangsung sekitar 30 menit. Setelah itu anak-anak akan dibawa berkeliling secara langsung melalui jalan-jalan kecil itu untuk mengulang kembali apa arti dari berbagai rambu-rambu lalu lintas yang ada. Seluruh areal memang disulap menjadi seperti contoh jalan-jalan raya lengkap dengan rambu-rambu, halte, tempat ibadah, dan beberapa stasiun semua dalam bentuk miniatur. 
Setelah berakhir di miniatur stasiun kereta, anak-anak dibawa berkeliling dengan mobil yang akan memutari seluruh areal taman. Ada 4 taman yang ada di Taman Lalu Lintas, Taman Ibu Kasur, Taman Ki Hajar Dewantara dan dua lagi saya tak bisa mendengar penjelasan si supir. Tapi anda bisa bertanya-tanya pada supir yang membawa kendaraan itu kalau memerlukan informasi.
Seluruh acara selesai tepat pukul 11.30. Dengan riang, anak-anak menyantap bekal makan siang mereka masing-masing yang telah mereka bawa dari rumah dan ada sebagian dari mereka yang jajan di kantin.
Setelah itu di lanjutkan dengan sholat dhuhur berjamaah dan setelah sholat dhuhur anak anak langsung menyewa sepeda yang sudah di sediakan dengan membayar rp 5.000,- untuk berkeliling taman lalu lintas yang luas nya sekitar 5 hektar (kurang lebih). Jam 14.00 kami meninggalkan lokasi dan berpamitan oleh bapak polisi yang dari tadi sabar mendampingi anak-anak untuk pulang. Dan sebelum pulang kami sepakat untuk berenang dulu di kolam renang yang telah di sediakan oleh pihak taman cibubur dengan membayar mahar 10.000/orang. Puas berenang lalu siap siap untuk sholat ashar dan pembagian sertifikat pelatihan kepada anak anak dari taman lalu  lintas. 
Raut wajah mereka penuh dengan keceriaan dan kesenangan karena hari ini telah melewati hari yang spektakuler bagi mereka...

Baarokallohu fiikum jami'an anak-anakku doa ku agar kelak ketika engkau besar jadilah pribadi yang tertib dalam berlalu lintas... 

cek foto yang lain di sini